Oleh: M.Arif Romadoni | 2 Juni 2012

Cara Sekolah Lahirkan Siswa Nilai UN Tertinggi

Kepala SMAN 2 Kuningan, Jawa Barat, Bambang Sri Sadowo bersyukur salah satu anak didiknya berhasil mendapat ranking tertinggi se indonesia. Dia tidak heran jika alumni sekolahnya mendapat ranking dan masuk ke berbagai perguruan tinggi negeri.

“Kalau saya lihat kultur kompetisi di sekolah ini yang menentukan seorang siswa berhasil, baik siswa maupun gurunya,” kata Bambang memberi alasan. Setiap tahun di SMAN 2 selalu lulus 100 persen. “Sehingga anak didiknya sudah terbiasa mengerjakan tugas harian dan mengerjakan pekerjaan rumah.” ujarnya, Sabtu, 26 Mei 2012.

Selain itu, SMAN 2 menerapkan sistem tiket yakni berupa tugas yang wajib dikerjakan siswanya sebagai syarat untuk mengikuti ulangan harian. Jika tidak memiliki tiket, dia harus mengulang lagi. “Ini salah satu kompetisi yang diciptakan agar mereka benar-benar terbiasa bersaing dengan teman-temannya,” kata Bambang.

Selain siswanya yang berkompetisi ternyata Bambang menerapkan kompetisi di antara guru-gurunya baik tingkat sekolah maupun di luar sekolah. Beberapa guru di sekolah itu pun berprestasi di berbagai pertandingan tingkat nasional. Sedangkan siswanya berprestasi di beberapa Olimpiade bidang pelajaran tertentu di tingkat nasional maupun Internasional.

Ketika mendengar Triawati Octavia, salah satu siswanya, mendapatkan nilai tertinggi dia bersyukur dan langsung memberi tahu guru-gurunya. “Ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya terutama adik kelas Triawati, agar terpacu lagi untuk mendapatkan ranking tertinggi,” ujar Bambang.

Triawati mendapat nilai UN tertinggi di Indonesia: 58,60.

DEFFAN PURNAMA

sumber: http://www.tempo.co


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: